P1 = Panelis 1 yaitu Bu Henning
P2 = Panelis 2 yaitu Pak Baskoro
RA = Resto Ajie
- P1 : Dalam menjalankan program kerja (proker), bagaimana jadwal dapat sinkron antar kegiatan yang diadakan oleh departemen yang berbeda? Bagaimana tanggapan Anda tentang proker dadakan dan proker yang “dilupakan”?
- RA : Sebenarnya proker dadakan itu sebagai ganti proker yang tidak dapat dijalankan karena satu dan lain hal. Cara saya adalah dengan langsung berbicara kepada kadep dan staff untuk konsistensi dengan proker yang telah direncanakan. Menurut saya, proker tidak perlu banyak. Banyak yang harus dipadatkan. Tujuannya agar kegiatan tidak berjalan di saat yang sama. Untuk itu, diperlukan sinkronisasi.
- P1 : Saya perlu jawaban YA/TIDAK dari Anda, apakah Anda akan meng-acc proker dadakan yang merupakan usulan dari warga, tetapi ada beberapa proker yang sudah direncanakan di awal tetapi belum terlaksana (proker ini juga berasal dari usulan warga) ?
RA : TIDAK - P2 : Bagaimana jika dihadapkan pada suatu kondisi terdapat proker yang diinginkan suatu golongan tetapi golongan lain menolak?
RA : Saya akan menggunakan media temu warga dari kedua belah pihak yang berselisih untuk memusyawarahkan proker tersebut. - P2 :Bagaimana jika proker tersebut didukung oleh pendukung Anda, dan yang menentang adalah rival Anda?
RA : Menurut saya, kahima adalah milik warga. Kahima bukan milik suatu golongan ataupun suatu angkatan. Musyawarah antara kedua belah pihak adalah solusi dari saya. - P2 : Sistem Informasi didirikan pada tahun 2001. Menurut saya, sebelum tahun 2007 atau sebelum adanya BEM FTIf, HMTC dan HMSI tidak ada masalah.
P1 : Kahima menjadi komunikator yang baik dengan anggotanya. Bagimana cara Anda agar kegiatan yang diadakan HMTC tidak tenggelam oleh kegiatan dari BEM FTIf? Bagaimana tanggapan Anda tentang BEM FTIf?
RA : Saya juga merupakan staff di BEM FTIf, selama ini kegiatan BEM FTIf cenderung tenggelam dan tidak berkembang. Menurut saya BEM FTIf tetap ada, karena ada kegiatan yang tidak bisa dihandle oleh jurusan saja seperti LKMM pra TD. Yang perlu dilakukan adalah perjelas garis koordinasi, jika tetap tidak bisa lebih baik DIBUBARKAN. - P2 : Bagaimana tanggapan Anda jika nanti Anda terpilih maupun tidak? Bagaimana nasib dua kandidat lain jika Anda terpilih nantinya?
RA : Jika saya tidak terpilih, maka saya akan melakukan yang terbaik untuk HMTC. Jika saya diamanahi menjadi PH atau staff ahli, maka saya akan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Jika kemungkinan terburuk saya terbuang, maka saya akan melamar kembali menjadi staff di HMTC. Jika saya terpilih, Saya akan menjadikan kedua kandidat kahima di posisi terdepan dalam kepengurusan HMTC. - P2 : Jika Anda tidak terpilih, apakah Anda tidak ingin jadi oposisi untuk membantu mengevaluasi kahima terpilih?
RA : Menurut saya, oposisi itu penting dan perlu untuk pengembangan himpunan kedepannya. Tapi untuk kepengurusan yang akan datang, saya lebih memilih menjadi orang yang berada di pihak kahima terpilih untuk membantu dari dari dalam.




Ajie memang bekerja dari dalam semaksimal mungkin dan memberi apapun yang bisa dia berikan tanpa harus terlihat. Dia memang layak menjadi satu-satunya staf terbaik HMTC Kabinet Sinergi, sekarang kesempatannya untuk berkontribusi lebih di HMTC. Saya berharap kahima selanjutnya adalah seseorang yang pantas dijadikan contoh.
Seorang pemimpin ORMAWA yang ideal haruslah memiliki sifat shidiq, amanah, fatonah, dan tabligh. InsyaAllah, Aji merupakan sosok yang amanah, jujur, dan dapat dipercaya. Dengan pengalamannya menjadi staff HubLu HMTC dan staff PSDM BEM FTIf, saya rasa Aji sanggup mengawal perubahan yang lebih baik bagi HMTC di segala bidang. VIVAT TC !!!!
Banyak orang yang mengaku pimimpin, namun tidak ikut merasakan "perjuangan" dari orang-orang yang dipimpinnya. Syukurnya Ajie adalah pemimipin yang mengerti, karena ia sutradara di balik layar sekaligus aktor dilapangan yang bisa diandalkan.
Wibawa, kesan pertama ketika bertemu dengan ajie, tak banyak bicara tapi tegas dan semua terselesaikan, bekal terpenting untuk menjadi seorang pemimpin. Saya yakin ajie punya aura yang besar untuk mensinergiskan semua elemen HMTC. VIVAT TC..!!
Ajie itu yang saya tahu pekerja keras, tegas, dan bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan padanya. dengan nilai-nilai positif tersebut, saya yakin ajie akan membawa HMTC menjadi semakin baik.
Saya mengenal ajie sejak saya menjadi PH dan pendamping PKM, pada saat itu kebetulan dia staff magang dan anak dampingan saya untuk PKM. Ajie yang saya kenal itu orangnya konsisten sekali ketika melakukan sesuatu. Dia tidak pernah mengeluh ketika diberi suatu amanah, dan ketika membahas kondisi himpunan saat ini, dibanding membahas masalah, dia lebih membahas bagaimana menyelesaikan masalah tersebut, ya mungkin itu yang saya ketahui mengenai Ajie
Menurut saya, kriteria seorang kahima yg ideal adalah mempunyai daya tahan yang baik, baik mental, fisik, maupun spiritual. Seorang kahima juga harus pintar membaur terhadap semua elemen warga baik itu birokrat, dosen maupun mahasiswa, dan itu semua Saya temukan pada diri Ajie.
Ajie, kader yang berpotensi, selama ini ketika berada dalam satu kegiatan dengan dia, tidak banyak bicara, namun memiliki kinerja yang memuaskan.
Selain bertanggung jawab atas amanah yang diberikan padanya, Ajie bisa memotivasi teman-temannya sehingga mereka bisa termotivasi untuk bangkit, dan pastinya orangnya asyik.
Perlukah Saya berikan komentar kepada seorang "staff terbaik kabinet sinergi HMTC"? Saya rasa tidak. Dengan predikat itu pun, sudah cukup membuktikan kontribusinya pada HMTC, dan insya Allah Ajie mampu membawa HMTC menjadi lebih baik.
Seorang pemimpin tidak boleh mengeluh di depan orang yang dipimpinnya, dan sudah seharusnya pemimpin menjadi sandaran. Dengan segala sifat yg dimiliki, sosok Ajie menurut saya layak menjadi seorang pemimpin teladan untuk HMTC ke depannya. setiap pilihan akan dimintai pertanggung jawaban, dengan memberikan amanah besar ini pada Ajie mudah-mudahan adalah pilihan yang tepat.
Totalitas yang tinggi. Itulah Ajie.
0 komentar:
Posting Komentar