• Nilai Keteladanan

    Menyebarkan nilai-nilai keteladanan kepada anggota dalam menjalankan kewajiban sebagai fungsionaris himpunan.

  • Keluarga Teknik Informatika

    Membangun titik temu hingga terciptanya sinergisitas dan keharmonisan terhadap seluruh elemen teknik Informatika.

  • Kesejahteraan HMTC

    Meningkatkan pelayanan terhadap kesejahteraan dan kepentingan warga HMTC.

  • Berjiwa Sosial

    Menggiatkan pergerakan social development sebagai bentuk aktualisasi peran dan fungsi mahasiswa.

  • Integralistik untuk ITS

    Membangun semangat keintegralistikan anggota untuk membangun KM ITS yang lebih baik.

Hasil Debat Calon Ketua HMTC ITS versi Resto Ajie (hari pertama)

Silakan disimak dan diingat-ingat sebagai bukti tertulis jika amanah kahima memang dipegang oleh Ajie, semua jawaban dapat dipertanggungjawabkan.

P1 = Panelis 1 yaitu Bu Henning
P2 = Panelis 2 yaitu Pak Baskoro
RA = Resto Ajie
  1. P1 : Dalam menjalankan program kerja (proker), bagaimana jadwal dapat sinkron antar kegiatan yang diadakan oleh departemen yang berbeda? Bagaimana tanggapan Anda tentang proker dadakan dan proker yang “dilupakan”?
  2. RA : Sebenarnya proker dadakan itu sebagai ganti proker yang tidak dapat dijalankan karena satu dan lain hal. Cara saya adalah dengan langsung berbicara kepada kadep dan staff untuk konsistensi dengan proker yang telah direncanakan. Menurut saya, proker tidak perlu banyak. Banyak yang harus dipadatkan. Tujuannya agar kegiatan tidak berjalan di saat yang sama. Untuk itu, diperlukan sinkronisasi.
    1. P1 : Saya perlu jawaban YA/TIDAK dari Anda, apakah Anda akan meng-acc proker dadakan yang merupakan usulan dari warga, tetapi ada beberapa proker yang sudah direncanakan di awal tetapi belum terlaksana (proker ini juga berasal dari usulan warga) ?

      RA : TIDAK
    2. P2 : Bagaimana jika dihadapkan pada suatu kondisi terdapat proker yang diinginkan suatu golongan tetapi golongan lain menolak?
      RA : Saya akan menggunakan media temu warga dari kedua belah pihak yang berselisih untuk memusyawarahkan proker tersebut.
    3. P2 :Bagaimana jika proker tersebut didukung oleh pendukung Anda, dan yang menentang adalah rival Anda?

      RA : Menurut saya, kahima adalah milik warga. Kahima bukan milik suatu golongan ataupun suatu angkatan. Musyawarah antara kedua belah pihak adalah solusi dari saya.
    4. P2 : Sistem Informasi didirikan pada tahun 2001. Menurut saya, sebelum tahun 2007 atau sebelum adanya BEM FTIf, HMTC dan HMSI tidak ada masalah.
      P1 : Kahima menjadi komunikator yang baik dengan anggotanya. Bagimana cara Anda agar kegiatan yang diadakan HMTC tidak tenggelam oleh kegiatan dari BEM FTIf? Bagaimana tanggapan Anda tentang BEM FTIf?

      RA : Saya juga merupakan staff di BEM FTIf, selama ini kegiatan BEM FTIf cenderung tenggelam dan tidak berkembang. Menurut saya BEM FTIf tetap ada, karena ada kegiatan yang tidak bisa dihandle oleh jurusan saja seperti LKMM pra TD. Yang perlu dilakukan adalah perjelas garis koordinasi, jika tetap tidak bisa lebih baik DIBUBARKAN.
    5. P2 : Bagaimana tanggapan Anda jika nanti Anda terpilih maupun tidak? Bagaimana nasib dua kandidat lain jika Anda terpilih nantinya?

      RA : Jika saya tidak terpilih, maka saya akan melakukan yang terbaik untuk HMTC. Jika saya diamanahi menjadi PH atau staff ahli, maka saya akan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Jika kemungkinan terburuk saya terbuang, maka saya akan melamar kembali menjadi staff di HMTC. Jika saya terpilih, Saya akan menjadikan kedua kandidat kahima di posisi terdepan dalam kepengurusan HMTC.
    6. P2 : Jika Anda tidak terpilih, apakah Anda tidak ingin jadi oposisi untuk membantu mengevaluasi kahima terpilih?

      RA : Menurut saya, oposisi itu penting dan perlu untuk pengembangan himpunan kedepannya. Tapi untuk kepengurusan yang akan datang, saya lebih memilih menjadi orang yang berada di pihak kahima terpilih untuk membantu dari dari dalam.
    Demikian hasil debat calon kahima HMTC-ITS hari pertama versi kandidat nomor 2 “Resto Ajie”. Semua hasil yang telah disampaikan semoga dapat dijalankan sebaik-baiknya.

    Sebuah Keteladanan...

    Mungkin bagi sebagian orang kata "teladan" merupakan hal sepele yang sering disebut-sebut dalam kehidupan sehari-hari. Dan pada saat ketika mereka ditanyakan mengenai definisi akan kata "teladan" pun orang-orang juga akan mengerti dan mengetahuinya. Namun, ketika orang-orang telah mengerti dan memahaminya, lantas apa yang diperbuatnya? Sangat jarang hal ini diterapkan oleh masyarakat dalam kesehariannya. padahal saat ini, sebuah keteladanan sangat dibutuhkan di segala sisi, baik untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar, masyarakat, dan lain sebagainya. Terutama negeri ini, Indonesia ini, yang notabene saat ini memiliki permasalahan moral, memiliki permasalahan akhlak, dan bahkan itu ditunjukkan oleh para wakil rakyat, para pemimpin di setiap daerah, yang seharusnya memberikan sebuah nilai keteladanan kepada rakyat ini, tetapi kenyataannya malah semakin menjerumuskan moral dan akhlak rakyatnya. Naudzubillah mindzalik.
    Saat ini urgensitas dari nilai sebuah keteladanan sangatlah penting, terutama di negeri ini.
    Dalam keseharian bisa kita contohkan dengan keteladanan seorang ayah dan ibu, seorang anak bisa menjadi anak yang sholeh, berbakti, dan bisa membanggakan kedua orang tuanya. dengan keteladanan seorang guru, seorang murid dapat mampu dididik dan tidak hanya pintar di akademis, tetapi juga mempunya budi pekerti yang luhur. dan dengan keteladanan dari seorang pemimpin, seorang bawahan akan mengerti cara-cara efektif untuk melayani kepentingan masyarakat dan bersemangat dalam membangun organisasinya untuk menjadi lebih baik.
    Sungguh sebuah keteladanan bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan kawan. Banyak yang bisa kau lakukan untuk menjadi contoh di sekitarmu. Mulai dari sekedar tidak pernah membuang sampah tidak pada tempatnya ataupun tidak pernah melanggar rambu lalu lintas yang ada di sepanjang jalan bisa mengawali anda untuk memiliki dasar-dasar dari nilai keteladanan.
    Seperti yang ditunjukkan oleh junjungan sekaligus teladan saya, Rasulullah SAW, yanng selalu memberikan teladan bagi umatnya dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Beliau tidak hanya sekedar mengajarkan kepada para sahabat dan kita saat ini hanya dengan kata-kata saja, namun juga dengan tindakan. Setiap perkataan yang dikatakannya akan langsung di praktekkan olehnya dalam kehidupan sehari-hari. Sebuah penerapan nilai-nilai yang sungguh sangat mengakar kepada hati para pengikutnya.
    TAK HANYA BICARA !!

    Profil Sang Teladan



    Nama :

    Resto Ajie Suyanto
    Tempat, Tanggal Lahir :
    Sangatta, 6 september 1991
    Agama :
    Islam
    Alamat Surabaya :
    Sutorejo Timur blok xx 14
    IPK :
    3,08
    Hobi :
    Membaca, Berorganisasi
    Motto :
    lakukanlah yang terbaik setiap waktu, sesungguhnya siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil.

    Kontribusi nyata untuk HMTC dan KM ITS
    • Anggota KPPS distrik T.Informatika PEMIRA ITS 2010
    • Anggota Komisi Pemilihan Umum HMTC 2010
    • Staff Departemen Hubungan Luar HMTC
    • Staff Kementrian PSDM BEM FTIf
    • Anggota sie perlengkapan NST SCHEMATICS 2010
    • Koordinator proker kunjungan HMJ Dept. Hublu HMTC
    • Koordinator sie. Publikasi KOMHIKI SURAMADU Malang
    • Koordinator sie. Publikasi KOMHIKI Nasional
    • Koordinator sie. Dana Get Out SNMPTN Dept. Hublu HMTC
    • Ketua Panitia Seminar "Introduction to Android with PCPLUS" BEM FTIf
    • Anggota sie. acara OC pengkaderan HMTC
    • Koordinator Sie. Perlengkapan SYS HMTC 2011
    • Peserta LKMM Pra-TD II FTIF
    • Peserta LKMM TD XIII HMTC
    • Peserta PP LKMM TD III FTIF
    • Peserta LKMM TM III FTIF
    • Anggota Komisi Disiplin LKMM TD XIV HMTC

    Visi dan Misi Kabinet Teladan

    Resto Ajie Suyanto, mencalonkan diri sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Computer - Informatika. Dengan mengusungkan kabinet "Teladan", yang dalam kepemimpinannya mengutamakan keteladanan kepada kader-kader maupun setiap elemen dalam himpunan. Dengan menerapkan slogan "Tak Hanya Bicara", mengartikan bahwa setiap kontribusi yang diberikan pada himpunan bukan hanya kontribusi yang semu dan maya yang hanya diucapkan dalam kata-kata, namun berupa kontribusi nyata dengan tindakan-tindakan cepat dan solutif dalam setiap sisi kepemimpinannya. Hal itulah yang selama ini diterapkan dan ditanamkan pada sistem kepemimpinannya.


    Kabinet Teladan, memiliki visi dan misi sebagai berikut :

    Visi :
    mewujudkan HMTC yang menjunjung tinggi nilai keteladanan dalam pergerakan organisasi dan kehidupan mahasiswa.

    Misi :
    • Menyebarkan nilai-nilai keteladanan kepada anggota dalam menjalankan kewajiban sebagai fungsionaris himpunan
    • Membangun titik temu hingga terciptanya sinergisitas dan keharmonisan terhadap seluruh elemen teknik Informatika
    • Meningkatkan sumber daya mahasiswa dengan membuat arahan yang jelas dan sesuai dengan nilai-nilai keteladanan.
    • Meningkatkan pelayanan terhadap kesejahteraan dan kepentingan warga HMTC.
    • Menggiatkan pergerakan social development sebagai bentuk aktualisasi peran dan fungsi mahasiswa
    • Membangun semangat keintegralistikan anggota untuk membangun KM ITS yang lebih baik.